Penjelasan Process Flow Diagram (PFD) produksi White Oil
Berikut adalah penjelasan Process Flow Diagram (PFD) produksi White Oil (Paraffinic Mineral Oil) secara lengkap dan terstruktur. Merupakan adalah minyak mineral dengan kemurnian tinggi yang banyak digunakan pada industri farmasi, kosmetik, dan makanan.
Bahan Baku Utama dalam Proses Produksi White Oil
Produksinya umumnya berasal dari:
- Base oil / distillate minyak bumi
- Fraksi dari vacuum distillation unit (VDU)
- Feedstock: paraffinic crude oil
Alur Proses (Process Flow Diagram)
Berikut urutan proses utama:
Atmospheric Distillation (Distilasi Atmosferik)
-
- Crude oil dipanaskan ±350–370°C
- Dipisahkan menjadi:
- LPG
- Naphtha
- Kerosene
- Gas oil
- Residue (ke tahap berikutnya)
Tujuan: memisahkan fraksi ringan
Vacuum Distillation (Distilasi Vakum)
-
- Residue dari ADU masuk ke VDU
- Tekanan rendah untuk mencegah cracking
- Menghasilkan:
- Vacuum Gas Oil (VGO)
- Lubricating oil fraction (feed white oil)
Ini adalah feed utama white oil
Solvent Extraction (Ekstraksi Pelarut)
-
- Menggunakan pelarut seperti:
- Furfural atau NMP
- Menghilangkan:
- Aromatik
- Senyawa tidak stabil
- Menggunakan pelarut seperti:
Hasil:
-
- Raffinate (digunakan)
- Extract (dibuang/olah lanjut)
Dewaxing (Penghilangan Lilin)
-
- Metode:
- Solvent dewaxing (MEK + Toluene)
- Fungsi:
- Menghilangkan wax/parafin padat
- Metode:
Meningkatkan:
-
- Pour point
- Stabilitas suhu rendah
Hydrotreating / Hydrofinishing
-
- Menggunakan:
- Hidrogen (H₂)
- Katalis (Ni-Mo / Co-Mo)
- Menggunakan:
Reaksi utama:
-
- Desulfurisasi
- Denitrogenasi
- Saturasi aromatik
Tujuan:
-
- Menghasilkan minyak yang jernih, tidak berbau, dan stabil
Clay Polishing (Optional)
-
- Menggunakan bleaching clay
- Menghilangkan:
- Warna
- Impurities minor
Filtration
-
- Penyaringan akhir
- Menghilangkan partikel halus
Storage & Packaging dari White Oil
-
- Disimpan dalam:
- Tangki stainless steel
- Dikemas dalam:
- Drum
- IBC
- Bulk tanker
- Disimpan dalam: